Senin, 15 Juli 2013

LAPORAN PENELITIAN REGENERASI ANAK NELAYAN

1.      PENDAHULUAN
Setiap anak pasti memiliki cita-cita, ingin menjadi apa ketika mereka besar nanti. Mereka memiliki kesempatan untuk menjadi apa yang mereka inginkan. Disini peran orang tua sangat penting dalam pengarahan cita-cita dan juga pencapaian cita-cita anak mereka. Anak-anak yang hidup di pesisir pantai pun memiliki pemikiran tentang “mau jadi apa aku nanti?”.
Kebanyakan anak-anak nelayan memiliki hubungan yang erat dengan laut. Karena laut sebagai taman bermain mereka. Mereka tentu telah banyak memikirkan tentang laut mereka. Laut tempat mereka tumbuh dan besar. Dimana mereka sering membantu orang tua mereka yang seorang nelayan.
 Pendidikan anak-anak nelayan yang dulu rendah dan arah pendidikan kebanyakan untuk meneruskan pekerjaan orang tua mereka yaitu nelayan saat ini telah banyak berubah. Dengan pendidikan yang mereka alami dan mereka peroleh apa yang ingin mereka lakukan nantinya. Regenerasi anak-anak nelayan merupakan pembahasan utama dalam laporan penelitian ini. Pasti orang tua mereka ingin anak-anaknya lebih baik dari pada dirinya.

Senin, 10 Juni 2013

PERUBAHAN SOSIAL

A.    DEFINISI PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN
Para sosilog maupun antropolog telah banyak membahas definisi perubahan  sosial dan kebudayaan. Diantaranya :
William F. Ogburn berusaha memberikan pengertian tertentu, dia mengemukakan ruang lingkup perubahan-perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang material maupun yang immaterial, yang ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial.[1]

Jumat, 07 Juni 2013

ANALISIS ARTIKEL DENGAN PENDEKATAN EKONOMI GROWTH DAN PEOPLE CENTER

Mengkaji Dengan Pendekatan Model Pembangunan Ekonomi Growth
Dalam artikel ini membahas tentang pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan akan Lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Hal tersebut di karenakan kinerja investasi, perdagangan internasional, konsumsi pemerintah maupun konsumsi masyarakat. Kinerja ini akan menekan tingkat penganguran terbuka menjadi 6,8 persen. Pemerintah disini berusaha meningkatkan dan menjaga stabilitas ekonomi. Pertumbuhan ekonomi, dan penyerapan tenaga kerja inilah sebagai ukuran dalam model pembangunan ekonomi growth.
Disini pemerintah sangat memperhatikan pertumbuhan ekonomi makro. Terdapat juga masalah produksi minyak mentah dikarenakan terbatasnya peralatan dan teknologi. Untuk menumbukan perekonomian hal ini sangat penting. Teknologi telah membantu manusia pada segala bidang. Jika teknologi tertinggal maka pertumbuhan ekonomi akan sulit untuk berkembang.
Tapi Pemerintah disini tidak begitu memperhatikan bagaimana keadaan masyarakat itu sendiri yang seharusnya menjadi objek pengembangan. Apakah masyarakat itu sudah berdaya? Apakah masyarakat telah berfikir maju? Apakah  masyarakat telah berpendidikan?. Dalam pertumbuhan ekonomi makro pemerintah memusatkan perhatiannya pada sektor industri, investasi, penyerapan tenaga kerja, dan sebagainya. Sehingga banyak memperhatikan pengembangan untuk pengusaha-pengusaha dan konglomerat. Oleh karena itulah pemerintah tidak melihat perkembangan masyarakat. Pemerintah tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat.  Apa yang masyarakat butuhkan untuk mengembangkan diri mereka, untuk membuat mereka mandiri dan berdaya.


















Mengkaji Dengan Pendekatan Model Pembangunan People Centre
Warga yang saling gotong royong, mereka sadar untuk mengembangkan diri mereka sendiri. Disini dibutuhkan fasilitator agar pengerukan tebing untuk jalan berjalan dengan lancar. Fasilitator bisa dari pihak LSM ataupun pemerintah yang menyediakan yang dibutuhkan masyarakat dalam proses pengerukan tebing ini.
Masyarakat disini telah memiliki kreatifitas dan inisiatif untuk membuka jalan tembus, agar memudahkan akses jalan yang menghhubungkan kedua desa dan kecamatan. Yaitu desa Pojok kecamatan Campur darat, dengan Desa Pagersari kecamatan Kalidawir. Dalam model pembangunan ekonomi growt pemerintah harus membuat struktur dan prosedur yang mendukung untuk membuat masyarakat itu sendiri berkembang.

Kamis, 16 Mei 2013

REVIEW Buku LOGIKA

(Drs. H. Mundiri, Logika, Jakarta, Rajawali pers, 2008)       

            Di awal pebahasan buku ini menjelaskan bahwa definisi tidak akan dapat menjelaskan dengan sempurna apa yang dijelaskannya. Tapi setiap pembahasan suatu masalah selalu di awali definisi, hal ini dikarenakan setidaknya definisi telah dapat menjelaskan garis besar permasalahan, dan batasan-batasannya. Definisi hanya digunakan sebagai pengertian awal yang dapat berubah. Pengertian yang ditimbulkan definisi pasti akan jauh dengan pengertian yang dihasilkan setelah meneliti. Kata logika berasala dari kata “logos” yang berarti sabda dan dengan istilah lain disebut dengan mantiq. Beberapa definisi logika antara lain : dasar-dasar cara berfikir dengan benar, hukum yang memelihara hati nurani dari kesalahan berfikir, dan ilmu yang mempelajari tentang penalaran yang benar dan penalaran yang salah. Aristoteles sangan berjasa dengan munculnya ilmu logikan. Di menulis beberapa buku yang diberikan kepada murid-muridnya diantaranya yang dalam bahasa indonesia berjudul : 1. mengenai pengertian-pengertian, 2. mengenai  keputusan-keputusan, 3. Mengenai debat, 4. Mengenai pembuktian, 5. Mengenai silogisme, 6. Mengenai kesalahan dalam berfikir. Inilah yang menjadi dasar ilnu logika tradisionalsekitar abad ke 14 muncul ilmu logika modern. Ilmu berbeda dengan pengetahuan. 

Selasa, 09 April 2013

IJTIHAD

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Perkembangan zaman tidak dapat kita hindari. Dewasa ini muncul banyak persoalan yang masih belum diketahui hukumnya. karena dalam Al-Quran tidak di jelaskan secara eksplisit. Untuk itulah ulama Fiqh melakukan ijtihad untuk menggali hukum dari dalil Al-qur’an dan hadis  untuk menjawab persoalan-persoalan yang belum jelas.
Peranan ijtihad ini yang sangat penting untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Sehingga akan dapat membuktikan pernyataan bahwa Al-Quran sebagai Rahmatal lil-Alamin yang berlaku sepnjang masa.
Dari realita inilah kami akan mencoba membahas tentang ijtihad dan peranannya dalam menggali hukum islam.

Senin, 01 April 2013

Filsafat

Salah satu dari subyek penting pembahasan dalam ranah teologi dan filsafat agama adalah analisa dan observasi tentang bahasa agama serta mekanisme pemahaman dan penguraian agama. Pembahasan yang berhubungan dengan hal tersebut, dengan menimbang perjalanan perubahannya dari zaman Yunani kuno hingga sekarang ini dimana mengalami perubahan-perubahan yang cukup kompleks, hadirnya analisa-analisa yang semakin membuahkan pertentangan dan perbedaan serta terungkapnya pertanyaan-pertanyaan yang cukup rumit dan akurat, seperti Apakah bahasa agama bermakna atau tidak bermakna? Apakah bahasa agama dapat ditetapkan, dibatalkan dan ditegaskan dengan tolok ukur ilmiah dan empirik ataukah tidak? Apa hubungannya dengan bahasa ilmiah, akhlak, filsafat dan seni? Apakah bahasa agama mempunyai satu dimensi atau memiliki dimensi-dimensi yang beragam? Apakah bahasa agama hanya mengulas alam realitas ataukah memberi motivasi dan menarik hati? Bagaimana dapat memahami bahasa agama dan mengantarkan kepada hakikat dan substansi agama?

Jumat, 29 Maret 2013

am dan khos

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Empat belas abad yang lalu Nabi Muhammad SAW di utus di muka bumi ini sebagai Rasul umat manusia seluruhnya. Dan pada beliau juga Al-Qur’an diturunkan di muka bumi ini sebagai rahmatan lil ‘alamin. Lantas, kita sebagai orang yang mengimani Al-Qur’an tentu harus mengamalkan apa yang diperintahkan dalam Al-Qur’an dan menjauhi apa yang dilarangnya. Namun seiring berjalannya waktu, para ulama yang sebagai pewaris nabi pun banyak berbeda pendapat tentang pemahaman isi Al-Qur’an dan Hadis Nabi. Salah satu yang diperdebatkan di kalangan ulama itu adalah tentang masalah ‘Amm dan Khash.