Selasa, 09 April 2013

IJTIHAD

BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Perkembangan zaman tidak dapat kita hindari. Dewasa ini muncul banyak persoalan yang masih belum diketahui hukumnya. karena dalam Al-Quran tidak di jelaskan secara eksplisit. Untuk itulah ulama Fiqh melakukan ijtihad untuk menggali hukum dari dalil Al-qur’an dan hadis  untuk menjawab persoalan-persoalan yang belum jelas.
Peranan ijtihad ini yang sangat penting untuk menjawab tantangan perkembangan zaman. Sehingga akan dapat membuktikan pernyataan bahwa Al-Quran sebagai Rahmatal lil-Alamin yang berlaku sepnjang masa.
Dari realita inilah kami akan mencoba membahas tentang ijtihad dan peranannya dalam menggali hukum islam.

Senin, 01 April 2013

Filsafat

Salah satu dari subyek penting pembahasan dalam ranah teologi dan filsafat agama adalah analisa dan observasi tentang bahasa agama serta mekanisme pemahaman dan penguraian agama. Pembahasan yang berhubungan dengan hal tersebut, dengan menimbang perjalanan perubahannya dari zaman Yunani kuno hingga sekarang ini dimana mengalami perubahan-perubahan yang cukup kompleks, hadirnya analisa-analisa yang semakin membuahkan pertentangan dan perbedaan serta terungkapnya pertanyaan-pertanyaan yang cukup rumit dan akurat, seperti Apakah bahasa agama bermakna atau tidak bermakna? Apakah bahasa agama dapat ditetapkan, dibatalkan dan ditegaskan dengan tolok ukur ilmiah dan empirik ataukah tidak? Apa hubungannya dengan bahasa ilmiah, akhlak, filsafat dan seni? Apakah bahasa agama mempunyai satu dimensi atau memiliki dimensi-dimensi yang beragam? Apakah bahasa agama hanya mengulas alam realitas ataukah memberi motivasi dan menarik hati? Bagaimana dapat memahami bahasa agama dan mengantarkan kepada hakikat dan substansi agama?

Jumat, 29 Maret 2013

am dan khos

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Empat belas abad yang lalu Nabi Muhammad SAW di utus di muka bumi ini sebagai Rasul umat manusia seluruhnya. Dan pada beliau juga Al-Qur’an diturunkan di muka bumi ini sebagai rahmatan lil ‘alamin. Lantas, kita sebagai orang yang mengimani Al-Qur’an tentu harus mengamalkan apa yang diperintahkan dalam Al-Qur’an dan menjauhi apa yang dilarangnya. Namun seiring berjalannya waktu, para ulama yang sebagai pewaris nabi pun banyak berbeda pendapat tentang pemahaman isi Al-Qur’an dan Hadis Nabi. Salah satu yang diperdebatkan di kalangan ulama itu adalah tentang masalah ‘Amm dan Khash. 

Selasa, 05 Maret 2013

turki usmani

BAB I
PENDAHULUAN
A . LATAR BELAKANG
Dinasti Turki Usmani merupakan kehalifahan yang cukup besar dalam Islam dan memiliki pengaruh yang cukup segnifikan dalam perkembangan wilayah Islam di Asia, Afrika, dan Eropa. Bangsa Turki memiliki peran yang sangat penting dalam pekembangan Peradaban Islam. Peran paling penting telihat pada birokrasi pemerintahan yang bekerja untuk para Kholifah Bani Abbasiah. Kemudian mereka membangun kekuasaan sendiri yang independen, tetapi masih tetap loyal kepada Kholifah Bani Abbasiah.
Setelah hancurnya Bani Abbasiah ditangan bangsa Monggol, orang orang Turki semakin mempertegas indepandensi (kemandirian) mereka dalam membangun kekuasaan sendiri, seperti yang dilakukan oleh Turki Usmani (1281-1924 M).
Diantara Negara muslim, Turki Usmani yang dapat mendirikan kerajaan paling besar serta paling lama berkuasa. Pada masa Sultan Usman, orang Turki bukan hanya merebut Negara-negara Arab, tetapi juga seluruh daerah antara Kaukasus dan kota Wina. Dari Istambul mereka menguasai daerah daerah disekitar laut tengah dan berabad-abad lamanya Turki merupakan factor penting dalam perhitungan ahli ahli politik di Eropa barat. Dinasti Turki Usmani merupakan kehalifahan Islam yang mempunyai pengaruh besar dalam Peradaban Islam di Dunia.

Kamis, 29 Maret 2012

NEGARA DAN AGAMA


 

 

Indonesia Adalah Negara Agamis:

Merumuskan Relasi Agama dan Negara

dalam Perspektif Pancasila·


Oleh
Lukman Hakim Saifuddin
Ketua Fraksi PPP DPR RI





I. Pendahuluan
Relasi agama dan negara sebagaimana dialami Indonesia selalu mengalami pasang surut. Suatu ketika hubungan di antara keduanya berlangsung harmonis sebagaimana terjadi belakangan ini, namun di saat yang lain mengalami ketegangan sebagaimana tercermin dari pemberontakan atas nama agama di tahun 1950-1960. Maklumlah, relasi antar keduanya tidak berdiri sendiri, melainkan juga dipengaruhi persoalan politik, ekonomi, dan budaya.

Our proud